Status message

Active context: hasil
 

Catalog No.: 
TE-T02
Kemasan: 
96

Carcinoembryonic Antigen (CEA) adalah suatu oncofetal glycoprotein yang dikeluarkan secara normal pada sel mukosal dan akan dikeluarkan secara berlebihan apabila terjadi adenocarcinoma, terutama kanker colorectal. Peningkatan CEA juga terjadi pada malignances lainnya. Kondisi non-neoplastis yang CEA-nya juga meningkat adalah merokok, penyakit peptik ulser, peradangan kandung kemih, pankreatitis, hipotiroid, obstruksi saluran empedu (batu empedu), dan sirosis. Kadar CEA seiring dengan peningkatan derajat keparahan berbagai tumor dan letak penyebarannya.

CEA meningkat pada 50% penderita tumor yang disertai dengan tonjolan lymph nodes dan 75% penderita distant metastasis. CEA kurang bermanfaat untuk skrining kanker colorectal atau evaluasi diagnostik untuk penyakit samar. Kadar CEA biasanya kembali normal dalam beberapa jam hingga 6 minggu setelah reseksi pembedahan selesai. Wanita sehat diharapkan memiliki nilai CEA di bawah 5 ng/ml (bukan perokok).

Carsinolisa CEA adalah pemeriksaan enzyme immunoassay untuk menguji secara kuantitatif adanya Carcinoembryonic Antigen (CEA) di dalam serum.

Keunggulan Carsinolisa CEA

  • Hasil kuantitatif melalui konversi kurva multi-standar
  • Tidak perlu pre-treatment serum
  • Inkubasi suhu kamar
  • Satu kali pencucian
  • Dilengkapi reagen standar (1- 6) yang siap pakai
  • Sensitivitas 1.0 ng/ml (minimum konsentrasi yang dapat dideteksi)

 

Informasi Produk

Produk                   :  Carsinolisa CEA

Metode                  :  Kuantitatif – Microwell Monoklonal Antibodi Sandwich ELISA

Sampel                   :  Serum

No.Kat                    :  TE-T02

Kemasan                :  96 tes