Status message

Active context: hasil
 

Catalog No.: 
TE-V21M
Kemasan: 
96

Virus Cytomegalovirus menyebabkan sindroma infeksi mononucleosis. Titer tinggi CMV kebanyakan ditemui pada penderita AIDS. Penularan virus Cytomegalovirus (CMV) intra-uterine dapat terjadi pada wanita hamil yang mempunyai kekebalan atau tidak. Walaupun demikian pada wanita hamil yang mempunyai kekebalan tidak berarti bahwa bayinya akan terhindar dari kecacatan karena infeksi CMV kongenital ini.

Pemeriksaan serum antibodi IgM spesifik terhadap antigen virus Cytomegalovirus (CMV) metode ELISA ditujukan untuk evaluasi adanya respon serologis terhadap infeksi CMV primer atau yang reaktivasi. Disamping dapat digunakan untuk membantu diagnosis infeksi CMV maka pengukuran antibodi IgM CMV secara serologis juga dapat mencegah penularan transmisi CMV melalui transfusi darah dengan menetapkan status pendonor maupun penerimanya.

Cytolisa IgM ELISA adalah tes ELISA untuk deteksi antibodi IgM terhadap Cytomegalovirus (CMV) dalam serum manusia.

 

Keunggulan Cytolisa IgM

•  Sensitifitas 94.4%, spesifisitas 94.7% dan akurasi 94.6%

   dibandingkan dengan produk komersial ELISA lain

•  Kompatibel pada aplikasi system full otomatis mikroplate ELISA

•  Plate-Strip wells sangat mudah dipatahkan (breakable)

•  Volume sampel kecil, sesuai untuk pediatrik

 

Informasi Produk

Produk           :    Cytolisa IgM
Metode          :    Kualitatif -  Microwell Indirect ELISA
Sampel          :    Serum
No.Kat           :    TE-V21M
Kemasan       :    96 tes