Status message

Active context: hasil
 

Catalog No.: 
BE-V11
Kemasan: 
96

Infeksi Hepatitis C adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, terutama sebagai dampak dari transfusi darah atau penggunaan jarum suntik yang tidak layak. Sejak Hepatitis C menjadi masalah serius pada penatalaksanaan kesehatan masyarakat, maka skrining infeksi Hepatitis C (Hepatistis non A/non B) juga sangat diperlukan.

Reagen kit komersial pertama untuk deteksi Hepatitis C diperkenalkan pada tahun 1990 dengan mendeteksi antibodi Hepatitis C terhadap antigen rekombinan HCV di bagian non-struktural NS4. Generasi kedua menggunakan kombinasi antigen baru dengan spektrum antigenik yang lebih luas yaitu bagian non-struktural NS3 dan NS4 serta bagian struktur core. Generasi ke-3 menggunakan cocktail antigen, yaitu selain yang ada di generasi ke-2 ditambahkan lagi bagian non-struktural NS5 yang mengkode RNA polymerase.

Studi immunohistochemistry telah membuktikan bahwa dengan penambahan antigen HCV-NS5 dalam sitoplasma hepatocytes menunjukkan tingkat deteksi 56% pada penyakit liver kronis tipe C dan tingkat imunoreaktifitas antigen rekombinan NS5 tersebut baik pada simpanse maupun serum manusia.

Hepalisa Anti-HCV  adalah tes kualitatif ELISA generasi ke-3 yang menggunakan antigen peptida virus HCV sintetis (antigen core dan NS4) dan antigen rekombinan HCV (NS3 dan NS5) untuk deteksi antibodi terhadap virus Hepatitis C dalam serum atau plasma manusia. Sehingga, dengan penambahan antigen rekombinan NS5 di reagen kit HCV ini terbukti meningkatkan sensitifitasnya.

 

Keunggulan Hepalisa Anti-HCV

Sensitifitas dan spesifisitas >99% apabila dibandingkan dengan metode ELISA referral

 

Informasi Produk

Produk          :   Hepalisa Anti HCV

Metode         :   Kualitatif Microwell Competitive Principle Enzyme Immunoassay

Sampel          :   Serum/plasma

No.Kat           :   BE-V11

Kemasan       :   96 tes