Status message

Active context: hasil
 

Catalog No.: 
NE-V24G
Kemasan: 
96

Herpes Simplex Virus (HSV) adalah enveloped DNA virus (berdiameter 150-200 nm) golongan alpha-herpesviridae. Berdasarkan antigenitas, biokimiawi dan variasi biologis HSV dapat dibedakan ke dalam 2 serotipe, HSV-1 dan  HSV-2. Manusia adalah satu-satunya hospes dan sumber virus. HSV-1 biasanya menyebabkan oral herpes, sedangkan HSV-2 menyerang area genitalis.

Ketika sekali terinfeksi dengan HSV, maka seterusnya akan tetap terinfeksi sepanjang hidupnya. HSV-1 & 2 pada kondisi inaktif atau 'silent' pengidapnya tidak menunjukkan gejala klinis, sebaliknya apabila aktif maka akan muncul gejala berupa bisul dan pengelupasan/pelepuhan kulit. Sekitar 90% populasi orang dewasa didapatkan seropositive HSV-1 dan 10-30% seropositive HSV-2. Sedangkan HSV-1 infeksi primer biasanya terjadi pada bayi (usia 6-8 bulan).

Individu yang beresiko terutama pada anak yang mewarisi defisiensi T-cell dan pasien penderita immunosupresif karena infeksi (mis. HIV), transplantasi atau pengobatan kanker. Jenis penyakit HSV-2 terutama adalah Genital Herpes dan Neonatal Herpes. Gejala umumnya adalah perlukaan/radang di rongga pernafasan, mirip influenza (demam, sukar menelan), dan bisul bernanah. Mekanisme penularannya melalui hubungan seksual dan HSV-2 disamping sebagai penyebab kecacatan pada bayi juga berperan utama dalam penyebaran HIV, karena dapat memperkuat virulensi virus HIV sehingga orang yang menderita infeksi HSV-2 lebih mudah tertular virus HIV.

Pemeriksaan antibodi IgG spesifik antigen virus Herpes type 2 (HSV-2) ELISA ditujukan untuk evaluasi adanya respon serologis terhadap infeksi HSV primer atau yang pernah terpapar.

Herpelisa 2 IgG (Recombinant) adalah tes ELISA untuk deteksi kualitatif dan semikuantitatif antibodi IgG terhadap Herpes Simplex Virus type 2 (HSV-2) dalam serum manusia.

Keunggulan Herpelisa 2 IgG (Recombinant)

  • Menggunakan recombinant protein HSV 2-gG2c (43 kD) sebagai antigen sehingga apabila dibandingkan dengan produk HSV 2 IgG ELISA konvensional yang masih menggunakan native antigen atau metode serologis lainnya, produk ini tidak memerlukan tes paralel dengan HSV 1 IgG karena dengan antigen rekombinan tersebut mampu mengurangi reaksi silang hingga 30 - 40%.
  • Reprodusibilitas hasil reaksinya juga lebih stabil, tidak memerlukan   spesimen ganda, lebih akurat, dan handal terutama untuk pemeriksaan dengan jumlah specimen yang besar
  • Sensitifitas dan spesifisitas >99%.
  • Break-apart wells (well mudah dipatahkan)
  • Bisa dilakukan pengenceran untuk hasil positif tinggi dengan larutan  Sodium Chloride

 

Informasi Produk

Produk          :   Herpelisa 2 IgG (Recombinant)
Metode          :   Kualitatif & semi-kuantitatif - Microwell Indirect ELISA
Sampel          :   Serum
No.Kat           :   NE-V24G
Kemasan       :   96 tes