Status message

Active context: hasil
 

Catalog No.: 
NE-V25M
Kemasan: 
96

Herpes Simplex Virus (HSV) adalah enveloped DNA virus (berdiameter 150-200 nm) golongan alpha-herpesviridae. Berdasarkan antigenitas, biokimiawi dan variasi biologis HSV dapat dibedakan ke dalam 2 serotipe, HSV-1 dan  HSV-2.

Manusia adalah satu-satunya hospes dan sumber virus. HSV-1 biasanya menyebabkan oral herpes, sedangkan HSV-2 menyerang area genitalis. Ketika sekali terinfeksi dengan HSV, maka seterusnya akan tetap terinfeksi sepanjang hidupnya. HSV-1 & 2 pada kondisi inaktif atau 'silent' pengidapnya tidak menunjukkan gejala klinis, sebaliknya apabila aktif maka akan muncul gejala berupa bisul dan pengelupasan/pelepuhan kulit. Sekitar 90% populasi orang dewasa didapatkan seropositive HSV-1 dan 10-30% seropositive HSV-2. Sedangkan HSV-1 infeksi primer biasanya terjadi pada bayi (usia 6-8 bulan).

Individu yang beresiko terutama pada anak yang mewarisi defisiensi T-cell dan pasien penderita immunosupresif karena infeksi (mis. HIV), transplantasi atau pengobatan kanker. Jenis penyakit HSV-2 terutama adalah Genital Herpes dan Neonatal Herpes. Gejala umumnya adalah perlukaan/radang di rongga pernafasan, mirip influenza (demam, sukar menelan), dan bisul bernanah. Mekanisme penularannya melalui hubungan seksual dan HSV-2 disamping sebagai penyebab kecacatan pada bayi juga berperan utama dalam penyebaran HIV, karena dapat memperkuat virulensi virus HIV sehingga orang yang menderita infeksi HSV-2 lebih mudah tertular virus HIV.

Pemeriksaan antibodi IgM spesifik antigen virus Herpes type 2 (HSV-2) ELISA ditujukan untuk evaluasi adanya respon serologis terhadap infeksi HSV primer atau yang pernah terpapar.

Herpelisa 2 IgM (Recombinant) adalah tes ELISA untuk deteksi kualitatif dan semikuantitatif antibodi IgM terhadap Herpes Simplex Virus type 2 (HSV-2) dalam serum manusia.

 

Keunggulan Herpelisa 2 IgG (Recombinant)

Menggunakan recombinant protein HSV 2-gG2c (43 kD) sebagai antigen sehingga apabila dibandingkan dengan metode serologis lainnya, reproduksi hasil reaksinya lebih stabil, tidak memerlukan  spesimen ganda, lebih akurat, dan handal terutama untuk pemeriksaan dengan jumlah spesimen yang besar

Sensitifitas dan spesifisitas > 99%.

Break-apart wells (well mudah dipatahkan)

Bisa dilakukan pengenceran untuk hasil positif tinggi dengan larutan  sodium chloride

 

Informasi Produk

Produk           :   Herpelisa 2 IgM (Recombinant)

Metode          :   Kualitatif & semi-kuantitatif - Microwell Indirect ELISA

Sampel          :   Serum

No.Kat           :   NE-V25M

Kemasan       :   96 tes