Status message

Active context: hasil
 

Catalog No.: 
LE-V01
Kemasan: 
96

Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya system kekebalan tubuh. Sedangkan Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus penyebab AIDS yang berhasil diidentifikasi pada tahun 1983. Hasil pemeriksaan laboratorium untuk infeksi virus HIV adalah sangat menentukan, karena dapat berdampak kepada psikososial penderitanya. Oleh karena itu tes laboratorium yang handal diperlukan dalam penentuan infeksi HIV. Metode ELISA merupakan kunci penentu diagnosis infeksi HIV sesuai rekomendasi UNAIDS dan WHO sebagai pemeriksaan A1 (skrining). Sedangkan untuk tujuan transfusi darah atau transplatasi organ, harus menggunakan reagen yang dapat mendeteksi HIV-1 dan HIV-2 serta mempunyai sensitivitas > 99%.

Virolisa HIV 1+2 Ab/Ag merupakan ELISA tes generasi ke-4 untuk deteksi antibodi atau antigen terhadap HIV tipe-1 dan atau HIV tipe-2 di dalam serum atau plasma manusia.

 

Keunggulan Virolisa HIV 1+2 Ab/Ag

  • Menggunakan antigen rekombinan gp41 dan gp120 untuk HIV-1 dan gp36 untuk HIV-2, dan anti HIV (p24) sehingga dapat mendeteksi antigen dan/atau antibodi dengan sensitifitas dan spesifisitasnya optimal
  • Deteksi awal terhadap infeksi HIV
  • Telah melalui standarisasi dan uji validitas oleh Lab.Refernsi Nasional untuk HIV RSCM dengan sensitivitas 99.33% dan spesifisitas 98.29% sehingga memenuhi persyaratan untuk skrining produk darah dan sebagai tes lini pertama pada diagnosis dan surveilans HIV
  • Pengujian cukup menggunakan 100 mikroliter specimen serum/ plasma

 

Informasi Produk

Produk              :   Virolisa HIV 1+2 Ab/Ag

Metode              :  Kualitatif - Sandwich Enzyme Immunoassay

Sampel              :  Serum/plasma

No.Kat               :  LE-V01

Kemasan           :  96 tes