Status message

Active context: hasil
 

Catalog No.: 
CE-V26
Kemasan: 
96

Epstein Barr Virus (EBV) adalah virus golongan herpes (hampir ada dimana-mana) yang menyebabkan infeksi klasik mononucleosis, Burkitt lymphoma, begitu juga Kanker Nasopharyngeal. Sebagai tambahan peranan virus ini juga ada kaitannya dengan penyakit Hodgkin's. Penyakit yang disebabkan oleh EBV ini pada umumnya terjadi pada individu dengan imunitas yang berkurang. Misalnya, infeksi virus yang berkaitan dengan penyakit lymphoproliferative (terjadi setelah transplantasi), system imunitas individu yang dipengaruhi oleh pemberian obat, juga pada pasien AIDS. Pada fase aktif siklus viral, EBV mampu menghasilkan 100 antigen yang berbeda. Early Antigen (EA) dari fase aktif EBV, digunakan sebagai penanda diagnostik. Deteksi EBV Early Antigen (EA) merupakan sarana diagnosis handal untuk penanda Nasopharyngeal Carcinoma dan infeksi EBV reaktifasi kronis.

Virolisa EBV EA IgA adalah tes kualitatif dan kuantitatif ELISA untuk mendeteksi antibodi IgA terhadap Epstein- Barr Virus dan berperan sebagai alat bantu dalam mendiagnosa infeksi mononucleosis, Burkitt lymphoma, begitu juga Kanker Nasopharyngeal. Penghitungan kuantitatif titer antibodi IgA EBV EA berdasarkan suatu nilai serum standard cut-off.

 

Keunggulan Virolisa EBV EA IgA

  • Menggunakan antigen human burkitt lymphoma cellline P3H3 ekstra murni untuk mendapatkan nilai sensitifitas dan spesifisitas yang tinggi
  • Volume sampel minimal (5 µl) sesuai untuk pediatrik

 

Informasi Produk

Produk                   :  Virolisa EBV EA IgA

Metode                  :  Kualitatif dan Kuantitatif - Microwell Indirect ELISA

Sampel                   :  Serum/plasma

No.Kat                    :  CE-V26A

Kemasan                :  96 tes